Logo GKY Cibubur GKY Cibubur

Daily Devotions

Readings and reflections to accompany your days.

Thursday, 10 September 2026

KLUB ANTISOSIAL

Reading: MAZMUR 133 Yearly plan: Yehezkiel 34-36

Seorang pemuda terlihat memakai kaus bertuliskan "Antisocial Club" (Klub Antisosial). Dalam hati, saya tertawa. Entah, orang itu mafhum dengan kelucuan kata-kata itu atau tidak. "Klub" dan "antisosial" adalah hal yang bertolak belakang. Seorang antisosial takkan mau bergabung (apalagi mendirikan) sebuah perkumpulan, meski para anggotanya adalah sesama antisosial. Tulisan di kaus oblong itu mengingatkan (dengan humor) bahwa sebagai makhluk sosial kita butuh hidup berdampingan satu sama lain.

Persekutuan yang rukun antarumat Allah adalah sangat "baik" dan "indah" bukan hanya karena kita makhluk sosial. Namun, melalui persatuan kita, berkat-berkat Tuhan dicurahkan. Ia seperti minyak yang di kepala Harun, meleleh ke janggut dan ke jubahnya. Minyak urapan ini dicurahkan di kepala Harun ketika Musa menahbiskannya sebagai Imam Besar (Im. 8:12). Seperti Harun adalah saluran berkat-berkat Tuhan (Im. 9:22), demikianlah persekutuan harmonis umat Tuhan. Kehidupan rukun juga dilukiskan dengan embun di Gunung Hermon yang memberikan kesuburan sehingga tanah dapat menghasilkan gandum dan anggur (Kej. 27:28; Ul. 33:28). Singkatnya, Allah mencurahkan berkat-berkat melalui orang percaya yang hidup rukun.

Jika klub dihimpun oleh kesamaan minat, nasib, status, dan suku, Kristus justru menyatukan umat-Nya yang berbeda-beda. Itulah yang disebut pemazmur sebagai "alangkah indahnya". Di tengah dunia yang makin individualis, persekutuan orang percaya dipanggil untuk meneruskan kasih dan berkat Allah kepada sesama. --PWY/www.renunganharian.net

PERSEKUTUAN HARMONIS ANTARUMAT TUHAN ADALAH DAYA TARIK
KEPADA KRISTUS DAN SALURAN KASIH ILAHI KEPADA DUNIA.

Yayasan Gloria